Tuesday, December 23, 2014

5 tanda pacar anda sudah tidak mencintai anda

Setelah pacaran dalam waktu beberapa lama, hubungan mungkin tak semanis dan tak semenggebu seperti saat baru jadian. Sebagian pasangan tetap menikmati masa lamanya pacaran dengan keyakinan masih ada cinta di antara mereka, walau mungkin tak sering bertemu seperti dulu. Sedangkan sebagian pasangan tak yakin apakah pacar mereka masih mencintai mereka. Jika saat ini Anda sedang galau karena bertanya-tanya apakah dia masih mencintai atau tidak, lihatlah tanda-tanda di bawah ini. Tiba-Tiba Dia Jadi Sibuk Entah Apa Setiap orang dengan status apapun pasti punya kesibukan masing-masing. Namun entah kenapa akhir-akhir ini dia sibuk sekali sampai tak ada waktu untuk menanyakan kabar Anda. Entah dia sedang sibuk apa, setiap kali Anda tanya tak jelas, bahkan di kesal jika Anda menanyakan kesibukannya. Padahal dulu, dia selalu bersemangat menceritakan kehidupannya tanpa diminta. Melupakan Hal-Hal Penting Sesibuk apapun pria, dia pasti punya waktu untuk sekedar menanyakan kabar Anda atau menuliskan 'I miss you' sekali waktu. Dia juga masih ingat hari ulang tahun atau hari-hari penting lainnya. Namun dia mulai melupakan kemesraan ini, seolah tanpa menuliskan hal-hal itu, semuanya akan baik-baik saja. Pesan Anda Sering Tidak Dibalas Mungkin Anda masih bersabar dan sering menanyakan kabarnya, namun akhir-akhir ini sulit sekali menghubunginya, baik ditelepon, SMS atau melalui sosial medianya. Jika dia tidak dalam kondisi terpaksa (handphone hilang dan sebagainya) tetapi dia malas-malasan membalas pesan Anda, maka ada yang perlu dipertanyakan. Tidak Peduli Kondisi Anda Anda sehat atau sakit dia tidak peduli. Bahkan ketika Anda meminta diantar ke dokter, dia punya segudang alasan untuk membuat Anda pergi sendiri atau minta bantuan orang lain. Jika posisinya satu kota dengan Anda, tentunya menjadi hal yang aneh, karena ketidakpedulian ini sudah di tingkat mengkhawatirkan. Anda Seperti Tidak Punya Pacar Ada masa renggang di mana pola hubungan masuk ke masa jenuh. Untuk mengembalikannya mudah, saling bertemu lagi, mengevaluasi hubungan dan semuanya akan baik-baik saja. Namun jika Anda seperti tidak punya pacar, minta bertemu sangat susah, tidak ada perhatian dan seperti jomblo (bahkan lebih galau), maka Anda sebaiknya mulai serius untuk melanjutkan atau berhenti sampai di sini. Apakah hubungan bisa dilanjutkan atau tidak? Semua tergantung pada Anda dan dia, karena hanya Anda yang tahu pola hubungan. Pesan kami, jangan memaksakan satu hal jika hanya Anda yang berjuang, karena hubungan antara Anda dan dia butuh kerjasama berdua, tidak bisa jika hanya Anda yang berjuang sendirian.

Monday, December 22, 2014

untuk anda yang suka marah

Menyebalkan, ya, punya pasangan pemarah? Sayang, kita tak bisa berharap ia akan berubah karena si pemarah biasanya tak mau mengakui kalau dirinya pemarah. Apa yang harus kita lakukan? Konon, orang-orang pemarah memang sudah dari sononya begitu. Pendapat ini ada benarnya karena unsur bawaan memang berperan dalam pembentukan kepribadian seseorang. Namun disamping bawaan, masih ada unsur lain, yaitu lingkungan. Jadi, kendati seorang anak diwariskan sifat pemarah oleh ayah atau ibunya, tapi jika ia dibesarkan di lingkungan yang penuh dengan orang-orang penyabar, ia takkan berkembang jadi pemarah. Namun bila ia dibesarkan oleh orang-orang yang juga "hobi" marah-marah, jadilah ia si pemarah. Ibarat anak yang berbakat melukis tapi orang tuanya tak menyediakan alat-alat lukis atau memasukkannya ke kursus/sanggar lukis, maka potensinya itu takkan muncul ke permukaan. Sebaliknya, meski si anak dileskan melukis pada pelukis ternama, tapi jika ia memang tak tertarik sedikit pun, ia takkan pernah bisa menghasilkan sebuah lukisan sebagaimana yang diharapkan. Lain hal jika ia memang berminat dan sarana serta fasilitasnya pun ada, tentu potensinya akan berkembang optimal. Jadi, memang mesti ada dua unsur tadi. "Seseorang punya sifat pemarah karena ada sedikit bakat, tapi juga dikembangkan terutama dari lingkungan," ingat hal itu kawan. Datang dari KebutuhanDalam ilmu psikologi, marah merupakan salah satu bentuk basic emotion (emosi dasar), sama halnya dengan bahagia, sedih, kesal, atau jenis emosi lainnya. Berdasarkan penelitian, emosi datang dari kebutuhan atau istilah psikologinya, down motivation. "Jadi, down motivation inilah yang menentukan emosi manusia, termasuk marah". Mekanismenya, kita punya suatu kebutuhan tapi tak terpenuhi hingga timbullah ketegangan batin atau frustrasi. Ketegangan batin/frustrasi ini akan dikeluarkan, tapi seperti apa bentuknya, akan berbeda-beda pada tiap orang. Ada yang jadi murung, sedih, atau malah marah meledak-ledak. Nah, pada si pemarah, pasti ia akan mengeluarkan frustrasinya dalam bentuk kemarahan, donk.... Kebutuhan itu sendiri ada bermacam-macam : kebutuhan fisiologis seperti makan dan tidur; kebutuhan psikologis, misal dihargai, dicintai,dipahami, dan lainnya. Serta kebutuhan seksologis. Jadi, kala si pemarah butuh makan, misal, tapi makanan belum tersedia, ia langsung naik pitam. "Namun biasanya, marah lebih disebabkan kebutuhan psikologis yang tak terpenuhi semisal ingin dihargai tapi tak dihargai." Bisa DikendalikanNah, karena marah datang dari kebutuhan yang tak terpenuhi, maka untuk mengendalikannya kita perlu tahu kebutuhan apa saja yang membuat kita begitu mudah mengumbar amarah. Namun untuk bisa mengetahuinya diperlukan EQ (Emotional Quotient) atau kecerdasan emosional, yang salah satu unsurnya adalah inteligensi intrapersonal (kemampuan melihat gejolak emosi di dalam diri). Jika orang bisa melihat ke dalam dirinya sendiri, maka ia akan dengan gampang meredakan amarahnya. Caranya, akui dulu bahwa kita memang pemarah, baru kemudian lihat ke dalam diri. Misal, saat hendak marah, tubuh kita gemetar. Bukankah sebelum marah datang biasanya ada tanda-tanda yang bisa dikenali? Nah, dengan mengenali tanda-tanda tersebut, ketika suatu saat tanda itu muncul, kita langsung tahu bahwa kita akan marah, "Wah, saya sudah mulai marah, nih." Selanjutnya, refleksi apa saja yang menyebabkan kita marah. Misal, saya marah ketika pasangan saya tak segera menjawab apa yang saya harapkan; saya marah ketika dia cuek saja saat saya ajak bicara; saya marah tiap kali dia menolak ajakan saya untuk berhubungan intim, dan sebagainya. Bila kita punya inteligensi personality yang tinggi, menurut saya pribadi kita akan lebih mampu mengendalikan amarah. Jadi, sebelum amarah meledak, kita sudah bisa meredakannya sendiri. Kendati sebenarnya tiap orang mampu melihat apa saja yang membuatnya marah dari pengalaman, hingga mampu pula meredakan amarahnya. "Masa, sih, selama 35 tahun kita hidup, misal, kita tak tahu apa saja yang bisa membuat kita marah ?" Kita juga akan tahu sampai di mana diri kita sedang bergejolak : masih dini atau sudah memuncak. Jikapun kita masih juga tak mampu meredakan amarah meski sudah tahu apa penyebabnya, saran saya, komunikasikan dengan pasangan untuk mengungkapkan isi hati dan segala pemikiran Anda. Bukankah komunikasi dipercaya mampu mengatasi banyak hal? Bahkan konflik pun bisa diatasi lewat komunikasi, apa lagi perasaan-perasaan terpendam antara pasangan. "Keunggulan komunikasi adalah bisa menciptakan suatu keadaan yang disebut katarsis. Maksudnya, seseorang jadi merasa lega karena sudah mengungkapkan unek-unek, walaupun tak ada penyelesaian masalah." Misal, pasangan kita ditegur habis-habisan oleh bosnya. Di rumah, ia ceritakan pada Anda sebagai pasangannya. Meskipun Anda tak bisa memberikan solusi, tapi pasangan akan merasa lebih baik karena kemarahan dan kedongkolannya tak dipendam sendiri hingga bebannya jadi lebih ringan. Dukungan Pasangan. Sayangnya, banyak orang tak sadar dirinya pemarah. Praktis, kita tak bisa berharap dia mau mengakui kalau dirinya pemarah, apalagi mengendalikan amarahnya. "Tipe seperti inilah yang biasanya bikin sebel pasangan". Kalau sudah begitu, biasanya kita juga jadi ikut marah, kan yaa? Wkwkwkwk... Hayooo.. Belajar jujur saja pada diri sendiri. Padahal, cara ini tak menyelesaikan masalah. Kata pepatah, kalau seseorang melempar batu, kita jangan pula melempar batu. Artinya, emosi jangan dibalas dengan emosi. Bukankah keadaan jadi makin keruh kalau kita ikut meledak-ledak juga? Lagi pula, bagi si pemarah yang tak menyadari dirinya pemarah ini perlu bantuan orang lain untuk mengingatkan dirinya. "Tentu ini tak mudah karena tiap orang pasti punya mekanisme bela diri pada hal-hal yang membuatnya merasa tersudut. Pada posisi seperti itu, biasanya ia tak bisa menerima atau mengakui pendapat orang lain." Jadi, jangan herankalau dengan enteng dia akan berkomentar, "Lo, siapa yang pemarah?" tiap kali kita minta dirinya mengurangi sifat pemarahnya. Namun sosok yang mengingatkan haruslah orang yang sudah akrab dengannya. Kalau tidak, jangan harap ia mau bersikap terbuka apalagi menerima pendapat orang tersebut. Nah, di sinilah peran kita sebagai pasangannya. Bukankah antara Anda dan pasangan jika sudah ada dalam sebuah hubungan harusnya ada keakraban? Hingga, komunikasi pun bisa berlangsung efektif karena masing-masing mampu dan bersedia membuka diri pada pasangannya, serta menerima pendapat pasangannya. Soalnya, salah satu ciri dari keakraban adalah keterbukaan alias tak main sembunyi-sembunyi, termasuk membuka ganjalan hati dan kekurangan masing-masing. "Kalau antar suami-istri sudah terbuka, itu sangat bagus, karena berarti masing-masing sudah saling percaya". Hingga, kala kita bilang, "Kamu, kok, sering marah-marah? Ada apa, sih?", pasangan pun mau mendengarkan. Bahkan, tambahnya, sekalipun suami-istri sama-sama pemarah, tak perlu khawatir rumah tangga bakal pecah. Asalkan keakraban sudah terbina di antara mereka dan masing-masing pun mau mengakui dirinya memang pemarah, hingga solusi bisa dicari bersama-sama. Mungkin memang tak enak, tapi menurut saya pribadi, "lebih baik marah lalu diungkapkan daripada marah lalu berdiam diri. Ditanya apa saja tetap diam sampai berhari-hari. Ini malah enggak bagus karena tak ada katarsis." Celakanya, mayoritas di antara kita, terutama wanita, justru cenderung melakukan kesalahan ini. "Ketika ada clash, malah tak mau berkomunikasi." Padahal, kemarahan yang dipendam akan terakumulasi alias menumpuk bisa menjadi bom yang sewaktu-waktu meledak. Jadi, jika tahu pasangan Anda termasuk tipe ini, "Anda harus mulai mengajak bicara." Sebaliknya yang harus Anda lakukan adalah "kalau marah jangan dipendam lama-lama, keluarkan saja." Si Kecil Jadi Punya Gambaran Tipe Pasangan Ideal (khusus untuk yang sudah menikah)Para ahli selalu menganjurkan, kalau marah dengan pasangan jangan di depan anak karena berdampak buruk buat perkembangan anak. Ini bener, lo. Terlebih jika si kecil punya bakat tak suka bergaul. "Kalau setiap hari yang tersaji di depan matanya cuma pertengkaran melulu, minimal dalam dirinya akan terbentuk gambaran buruk tentang keluarga, Oh, yang namanya keluarga itu kerjaannya cuma ribut dan berantem terus. Akhirnya ketika dewasa nanti, mungkin berpacaran pun dia tak mau. Apalagi, anak balita, kan, pola pikirnya masih sederhana hingga belum bisa diajak bicara yang rumit-rumit semisal persoalan rumah tangga. Jika dia belum dapat berargumentasi ketika kita jelaskan mengapa ayah marah ibu atau ibu marah pada ayah. Ia hanya bisa melihat, lalu kejadian itu direkam dalam memorinya dan diolah sendiri. Nah, ini akan berpengaruh besar bagi pembentukan kepribadian anak." Yang jelas, buat pasangan suami istri perlu diperhatikan, bahwa ada dua sikap akan terbentuk dalam diri si kecil (anak) jika tiap hari ia dijejali pertengkaran demi pertengkaran. Pertama, bisa jadi si kecil kelak memutuskan untuk tak bersikap seperti itu, "Saya janji enggak akan seperti Ayah/Ibu." Atau, ia memutuskan untuk tak mencari pasangan hidup seperti sosok ayah/ibunya yang gemar marah-marah. Jadi, sudah terbentuk semacam tipe pria/wanita ideal dan gambaran perkawinan yang diidamkan. Kedua, ya, itu tadi, si kecilmalah menuruni sifat orang tuanya yang pemarah. Alasan Orang Menikah Menurut saya, yang pasti ada dua alasan. Pertama, mencari kesesuaian. Jadi, si pemarah akan mencari pasangan yang juga pemarah. Kedua, saling melengkapi. "Nah, yang kedua ini justru mencari pasangan bertolak belakang dengan sifatnya. Misal, si pemarah mencari pasangan penyabar supaya klop atau cocok." Tapi jangan tanya mana yang paling baik atau tepat dari kedua alasan tersebut, karena semuanya tergantung sikap masing-masing, "bisa menerima pasangannya atau tidak."

Tuesday, November 25, 2014

PELATIHAN HIPNOTIS CEPAT KILAT

pelatihan hipnotis cepat kilat di cilacap barat tgl 07 desember 2014 apa saja yang dipelajari - cara kerja pikiran - komunikasi terselubung - hipnotis dalam kegiatan sehari-hari - membongkar intrik ilmu gendam - dahsyatnya komunikasi - merasakan energy inti bumi - bahayanya keluhan apa yang didapat setelah pelatihan - bisa mempraktekan hipnotis seperti uya-kuya , deny darko , romy rafael , dedy corbuizer dan master-master yg ada di indonesia - bisa mempraktekan hypnoterapi , untuk penyembuhan seperti phobia , kebiasaan buruk , kirang percaya diri & penyakit psikosomatis - jika anda seorang guru , maka anda akan digemari murid-murid anda dengan hypnoteacing - jika anda seorang marketing anda akan diajarkan menjadi penjual besar & cara menarik konsumen dengan pacing , mirroring & komunikasi terselubung - jika anda pengangguran , akan kami rekrut menjadi karyawan di HCK indonesia - jika anda seorang kepala / ibu rumah tangga akan kami ajarkan hypnoparrenting - hypnoweight untuk menambah / menurunkan berat badan segera daftarkan diri anda , sebelum bulan desember investasi hanya 800 rb. tetapi masuk bulan desember normal menjadi 1 jt mendapat , sertifikat , modul , dan buku seoul of dreams bonus-bonus , mempengaruhi orang jarak jauh , sulap extreme , sulap prediksi dan , mengetahui kejujuran / kebohongan orang lain hitungan detik serta menidurkan orang hitungan detik daftarkan diri anda ke no 082240654458 (kirim nama & alamat serta umur ) atau pin 53AA5C98
salam HCK indonesia

Info lengkap www.hipnotiscepatkilat.com / www.hckindonesia.com 

Tuesday, November 18, 2014

hipnotis cepat kilat indonesia

klik video berikut http://m.youtube.com/watch?v=kKey-fFm-ZE&feature=em-upload_owner

Thursday, October 30, 2014

BELAJAR HIPNOTIS / PELATIHAN

BELAJAR HIPNOTIS
belajar hipnotis termurah dan bersertifikat pelatihan
HIPNOTIS CEPAT KILAT 5 jam menguasai hypnosis / hipnotis apa saja yg dipelajari:
 -stage hypnosis (seperti uya-kuya, deny Darko, rommy rafael, dedy Corbuzier, ferdian YKS dan lain2
 -hypnoteraphy (untuk phobia & amp; penyembuhan kebiasaan buruk / penyakit)
 -hypnoteaching (untuk guru. agar siswanya nurut & amp; senang)
 -hypnobirthing (untuk melahirkan tanpa rasa sakit)
 -hypnoweight (menambah / menurunkan berat badan)
 -hypnoparrenting (untuk hubungan harmonis) -Dapatkan soul of dreams masuk mimpi orang, untuk pengusaha, marketing, dan hub harmonis -Membaca pikiran orang lain -mengetahui kebohongan / kejujuran tanpa ditidurkan
 -20 Teknik menidurkan hitungan detik dapatkan dvd, sertifiat & amp; modul

investasi hanya 2,5 JUTA. 1x bayar seumur hidup.
 konsultasi gratis buruan daftar untuk bulan oktober ini ..
januari 2015 naik untuk investasinya.
Instruktur aria surya ch, mg, sp pin
53AA5C98 / no 082240654458
Info lengkap klik WWW.HIPNOTISCEPATKILAT.COM 

BELAJAR HIPNOTIS



belajar hipnotis termurah dan bersertifikat

pelatihan HIPNOTIS CEPAT KILAT
 5 jam menguasai hypnosis / hipnotis
apa saja yg dipelajari:

-stage hypnosis (seperti uya-kuya, deny Darko, rommy rafael, dedy Corbuzier, ferdian YKS dan lain2
-hypnoteraphy (untuk phobia & amp; penyembuhan kebiasaan buruk / penyakit)
-hypnoteaching (untuk guru. agar siswanya nurut & amp; senang)
-hypnobirthing (untuk melahirkan tanpa rasa sakit)
-hypnoweight (menambah / menurunkan berat badan)
-hypnoparrenting (untuk hubungan harmonis)

-Dapatkan soul of dreams masuk mimpi orang, untuk pengusaha, marketing, dan hub harmonis
-Membaca pikiran orang lain
-mengetahui kebohongan / kejujuran tanpa ditidurkan
-20 Teknik menidurkan hitungan detik

dapatkan dvd, sertifiat & amp; modul
investasi hanya 2,5 JUTA. 1x bayar seumur hidup. konsultasi gratis

buruan daftar untuk bulan oktober ini ..
pendaftar sebelum nov dapatkan diskon ..
januari 2015 naik untuk investasinya

instruktur
aria surya ch, mg, sp
pin 53AA5C98 / no 082240654458
INFO LENGKAP KLIK WWW.HIPNOTISCEPATKILAT.COM

Tuesday, October 28, 2014

hidup bahagia

Satiadarma, psikolog, kebahagiaan seseorang ditentukan oleh kemampuan menerima keadaan, melihat situasi dari sudut pandang positif, menghayati makna pengalaman hidup, merelakan pengalamannya sebagai perubahan dalam hidup, dan bisa melepaskan diri dari belenggu pengalaman emosional. Namun tanpa disadari kita seringkali menunda kebahagiaan dengan ucapan: 'Kalau saya punya deposito sepuluh miliar rupiah, saya akan bahagia'. Atau: 'Jika anak-anak sudah sukses, saya baru bahagia'. Tapi benarkah kita akan bahagia setelah harapan tersebut terwujud? Mengapa tidak mencoba merasakan bahagia sekarang juga? Bahkan hal-hal kecil bisa membuat perasaan bahagia, kok. Coba simak kiat-kiat ringan berikut ini. Konsumsi nutrisi jiwa Selama ini Anda menjaga tubuh agar tetap fit. Tapi bagaimana dengan jiwa Anda? “Memberi nutrisi pada jiwa berarti merawat diri Anda yang terdalam tanpa merasa bersalah, ragu atau takut,” kata Sonia Choquette, penulis Your Heart's Desire: Instructions for Creating the Life You Really Want. Caranya, lakukanlah satu hal yang Anda sukai setiap hari meskipun itu sangat sepele. Misalnya, menyesap secangkir kopi susu di pagi hari, menelepon sahabat lama, atau dipijat oleh si mbok langganan. Bila Anda melakukannya secara rutin, hidup Anda akan terasa lebih ringan. Bersyukur Latihlah 'otot syukur' Anda setiap waktu. Bersyukur berarti memfokuskan pikiran dan perasaan pada hal-hal yang baik dalam hidup. Caranya, terima dulu suatu kegagalan, lalu alihkan pikiran kepada hal lain yang berjalan lancar. Misalnya, Anda tidak mendapatkan promosi yang Anda incar, tapi sebentar lagi Anda merayakan ulang tahun perkawinan ke-15 bersama suami di resto yang romantis. Perayaan ini perlu Anda syukuri, bukan? Lagipula, ketika kita bersyukur, endorfin (hormon yang membuat rasa senang) akan mengalir lebih lancar dalam tubuh. Berbagi Anda pernah memberi sesuatu kepada seseorang dan melihat wajah orang itu bersinar karena senang? Bagaimana perasaan Anda? Tak terlukiskan! Atika Suryanto, Vice President Human Resources Consumer Banking, punya pengalaman menarik. ”Bulan lalu saya bergabung dalam Kelompok Pecinta Buku Anak (KPBA). Secara rutin, kami membacakan dongeng untuk anak-anak yang menderita leukimia, kanker, dan hydrocephalus di bangsal kelas tiga RS Cipto Mangunkusumo. Mereka antusias sekali. Selain itu, setiap Sabtu saya nyekar ke makam suami. Saya sering membawa nasi pecel atau nasi uduk untuk tukang sapu yang saya temui di perjalanan. Harga semua itu tak seberapa. Tapi kebahagiaan saat berbagi tidak bisa dilukiskan dengan kata-kata.” Olahraga menyenangkan Anda ikut kelas body language, tapi sebal karena teman-teman sekelas gemar bergosip? Atau, Anda bergabung di sebuah gym tapi sebenarnya tidak suka berolahraga di ruang tertutup? Jika begitu, ya tinggalkan saja! Berolahraga memang penting, tapi bagaimana Anda mau berolahraga rutin serta memberi efek optimal pada tubuh bila Anda sendiri tidak melakukannya dengan happy? Yang perlu Anda lakukan adalah mencari 1001 cara 'menggerakkan tubuh' yang menyenangkan. Misalnya, ikut kelas salsa, berkebun, bermain di taman bersama keponakan, atau mengajak si dogi jalan-jalan keliling komplek setiap pagi. Anda juga bisa memulainya dengan lebih banyak lewat tangga daripada lift atau memarkir mobil di tempat yang agak jauh dari pintu masuk gedung tujuan Anda. Hidup lebih hijau Go green sedang menjadi isu hangat. Anda pun bisa turun tangan! Tak perlu berpikir terlalu jauh, mulailah dari lingkungan terdekat. Selain itu, berbuat sesuatu untuk lingkungan akan membawa perasaan puas. Giacinta Hanna (landscape designer) telah membuktikannya. “Dua tahun ini saya menanam palem, cocor bebek, dan tanaman-tanaman obat di sepanjang tepi kali di lingkungan RT saya. Saya sengaja memilih tanaman tersebut karena mudah dirawat. Kini lingkungan saya lebih hijau, bersih, dan sehat. Saya dan para tetangga senang melihatnya. Siapa pun bebas memanfaatkan tanaman tersebut. Saya lihat, jejak saya mulai diikuti oleh RT lain.” Meredakan stres Rasanya tak ada orang yang bebas stres. Tapi bersyukurlah jika saat Anda menghadapi masalah yang membuat stres, Anda masih bisa menemukan kebahagiaan setelah mampu mengatasi masalah tersebut. Namun sebenarnya, banyak cara untuk meredakan stres, salah satunya dengan mengucapkan afirmasi. Saat stres datang, sadari dan terimalah kenyataan itu. Lalu, hirup dan hembuskan napas. Ucapkan kalimat positif yang sesuai dengan kebutuhan Anda saat itu. Misalnya, bila Anda merasa takut, ucapkanlah: 'saya terlindungi dan aman'. Jika Anda cemas, katakanlah: 'saya tenang dan seimbang'. Ulangi kata-kata itu sampai Anda merasa lebih baik. Kathleen Hall, CEO The Stress Institute, AS, mengatakan, ”Afirmasi akan membuat Anda fokus, tenang, serta mengurangi hormon kortisol penyebab stres.”