Sunday, January 25, 2015

rep-repan apakah benar ketindihan makhluk halus ? mari simak

Dream - Fenomena seseorang terbangun dari tidur, tapi merasa tidak bisa bergerak kerap dikaitkan dengan keberadaan makhluk gaib di sekitar kita. Namun, hal itu dibantah oleh para ilmuwan dari Universitas California, Amerika Serikat. Mereka menegaskan fenomena itu bukan karena kemunculan sosok hantu. Artikel dalam jurnal Medical Hypotheses yang ditulis oleh Baland Jalal dan Vilayanur Ramachandran dari Universitas California, San Diego, dijelaskan tindihan disebabkan gangguan yang terjadi pada bagian otak yang membawa peta 'diri'. Tindihan biasanya terjadi saat masa 'rapid eye movement' (REM) atau yang biasa dikenal dengan masa bermimpi. Orang-orang yang tidur di tahap ini biasanya akan bermimpi, tetapi otot-otot mereka hampir lumpuh. Ini adalah bentuk mekanisme perlindungan diri untuk mencegah tubuh melakukan 'sleep walking' alias tidur sambil berjalan saat REM berlangsung. Bagaimana dengan kemunculan sosok hantu dan rasa sesak di dada yang biasa terjadi saat tindihan? Penjelasan yang mungkin diberikan, halusinasi diakibatkan oleh gangguan sesaat otak ketika masa REM berlangsung. Pada otak bagian tengah atas (lobes parietal), terdapat bagian yang menyimpan gambar duplikasi dari kita sendiri. Saat kita tiba-tiba terbangun ketika REM berlangsung, bagian lobes parietal juga bertugas menginstruksikan otot untuk bergerak. Akan tetapi, saat itu terjadi kondisi tubuh kita sejatinya masih dalam tahap REM -- fase kelumpuhan sesaat. Perintah otak yang bertentangan dengan kondisi REM itulah yang akhirnya menimbulkan gangguan pada otak yang berujung pada halusinasi. "Penampakan hantu bisa jadi ketika otak mencoba untuk membayangkan tubuhnya sendiri bergerak, yang berakibat pada munculnya sosok halusinasi," kata Jalal. Jadi bila seseorang yang merasa salah satu anggota tubuhnya tidak bisa digerakkan. Misalnya tangan, maka akan melihat hantu yang tidak mempunyai tangan.

No comments:

Post a Comment